YouTube Gallery

Youtube Gallery: Video List and Theme not selected.

Join Our Facebook

Abstrak Metamorfosis

Manusia ditakdirkan untuk berbeda dengan mahluk lain, diciptakan dengan banyak kelebihan; terutama berpikir, merasa dan bertindak. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, manusia memiliki kesempatan untuk menentukan pilihan dalam hidup, dimana setiap pilihan yang berbeda – seiring dengan takdirnya – akan menentukan arah nasib yang berbeda pula dalam proses ‘menjadi seperti apa’ dirinya di kemudian hari.

Buku Metamorfosis Menjadi (seperti) Kupu-kupu ini disusun sebagai upaya mensosialisasikan teknik psikoterapi aplikatif A. Kasandra Putranto, psikolog yang didasarkan pada pendekatan Teori Cognitive Behavior kepada masyarakat luas, terutama kalangan praktisi psikologi yang tertarik menekuni pendekatan psikoterapi dan klien-klien yang mencari solusi bagi permasalahan hidupnya. Pada prinsipnya teknik Metamorfosis ini menekankan kepada teknik aplikasi perubahan diri secara menyeluruh, dengan memperkenalkan metode ADD A RAY dalam kehidupan.

Berbagai gangguan psikologis, mulai dari yang paling ringan dan paling berat dalam diri seseorang diyakini melibatkan adanya pola berpikir yang salah, yang mengarah kepada pola merasa yang salah dan akhirnya pola bertindak yang salah yang menimbulkan gangguan psikologis. Diyakini bahwa penyimpangan klinis (gangguan kejiwaan) yang terjadi merupakan dampak dari pola pikir yang salah dan atau irrasional, sebagai mekanisme sistem kepercayaan seseorang.

Teknik metamorphosis dengan metode Add A Ray mengajak klien untuk mempersiapkan diri, menumbuhkan motivasi untuk berubah, dan berpartisipasi aktif dalam mengenali dan mengubah struktur kognitif, afektif dan konatif klien-klien dengan masalah klinis, yang diharapkan dapat memicu perbaikan terhadap gejala-gejala klinis yang tidak dikehendaki.

Metode Add A Ray, melibatkan proses-proses :

1 Acknowledge & Admit. :
Proses memahami persoalan, mengakui diri bermasalah dan mengakui bahwa diri turut bertanggung jawab dalam persoalan yang dihadapi.
2 Decision
Melakukan introspeksi dan mengambil keputusan terhadap solusi permasalahan yang dikehendaki, yang sesuai dengan tujuan terapi yaitu menghilangkan gejala psikologis yang mengganggu.
3 Differentiate thoughts & feeling
Mengenali pola pikir dan pola merasa yang selama ini mendasari tindakan dan berkait dengan gejala psikologis yang mengganggu
4 Attempt
c Upaya melakukan perubahan terhadap pola pikir dan pola merasa secara sistematik dan langsung melihat kepada hasil perubahan
5 Relapse Prevention & Management
Mengenali adanya pikiran dan perasaan tandingan yang pada dasarnya merupakan upaya resistensi diri untuk berubah.
6 Analysis
Melakukan analisa yang lebih mendalam terhadap pikiran dan perasaan tandingan sebagai bentuk keahlian metamorphosis yang lebih tinggi.
7 Yield
Mengenali adanya hasil perubahan yang meningkat, yang memerlukan upaya yang lebih permanen dan menciptakan mekanisme ‘self rewarding’.


Klien diajak untuk memahami masalah dan tanggung jawabnya dalam permasalahan yang dihadapi melalui pemahaman terhadap konsep-konsep psikologi kepribadian yang disajikan secara praktis dan mudah dimengerti, seperti konsep Psikoanalisis (id-ego-superego, alam sadar-bawah sadar-tidak sadar), konsep psikologi kognitif (kecerdasan, ingatan, pikiran), psikologi transpersonal (body-mind-soul-spirit, takdir-usaha-nasib), konsep psikologi perkembangan (proses tumbuh kembang), konsep Behavioristik, termasuk teknik ‘self programming’ atau ‘self hypnoses’, demi lebih mendukung proses psikoterapi Cognitive Behavior, sebagai bagian dari proses penyembuhan dalam upaya membuka kejadian di masa lampau karena diperkirakan berpengaruh terhadap masa kini. Hypnosis menekankan kepada peran aktif klien untuk menjelajah pikiran, perasaan dan perbuatannya dalam sebuah proses internal dalam diri individu dengan menampilkan imajinasi bebas terhadap diri, luar diri dan kerangka waktu, baik masa lalu, masa kini maupun masa depan.

Proses hypnosis ditujukan kepada upaya memperoleh pencerahan dan pemahaman (insight & understanding), yang sangat berperan dalam upaya modifikasi perilaku secara langsung, termasuk perhatian kepada upaya menghilangkan atau mengalihkan gejala gangguan yang dialami.

Sekapur sirih oleh Dr. Monty P. Satiadarma, MS?AT, MCP/MFCC, DCH, Psi
Pembantu Rektor II Universitas Tarumanegara
Ketua Ikatan Psikoterapi Himpunan Psikologi Indonesia
Director at Large International Council of Psychologist

Sekelumit tentang penulis oleh Wahyu Indrasto
Pemimpin Redaksi Majalah Eksekutif

Penulis A. Kasandra Putranto, Psikolog
Direktur Kasandra & Associates – PT. Kasandra Persona Prawacana
Wakil Ketua II Himpunan Psikologi Indonesia wilayah DKI Jakarta
Bagian Keilmuan Asosiasi Psikologi Forensik
Anggota Ikatan Psikologi Klinis