YouTube Gallery

Youtube Gallery: Video List and Theme not selected.

Join Our Facebook

130320 Okezone

okezone.com

Waspada, Gangguan Kejiwaan Intai Orang Jakarta

Ainun Fika Muftiarini - Okezone

Rabu, 20 Maret 2013 14:52 wib

detail beritaPara pemerhati Jakarta Sehat Jiwa (Foto: Fika/Okezone)

TINGGAL di perkotaan seperti Jakarta yang penuh dengan tekanan seringkali membawa problematika dalam hidup. Bahkan, hal itu membuat seseorang tanpa sadar justru mengalami gangguan jiwa.


Seperti kita ketahui, kasus tentang pemerkosaan atau pembunuhan belakangan memang tengah marak. Namun, tak dipungkiri kalau masih banyak orang yang belum tahu bahwa masalah itu merupakan salah satu bagian dari gangguan kejiwaan manusia.

“Masalahnya, masyarakat tidak tahu. Kalau mau ke psikolog pasti dianggap gila. Mereka juga tidak sadar kalau itu penyakit kejiwaan, tahunya adalah si anak sudah bunuh atau bapak sudah memperkosa,” tutur psikolog Kassandra A Putranto saat ditemui Okezone di Rempah-Rempah Resto, Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2013).

Tentu saja, hal itu pun membawa sebuah bentuk keprihatinan sendiri. Berangkat dari masalah tersebut Ikatan Psikologis Klinis – Himpsi dan beberapa pihak melakukan upaya meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat guna mewujudkan program Jakarta Sehat Jiwa.

Program tersebut nantinya akan memberi edukasi kepada keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai hidup yang sehat jiwa dan membangun kehidupan yang harmonis dan konstruktif.


“Pada dasarnya, ini untuk memberdayakan masyarakat. Menyadarkan bahwa keluarga itu pabrik manusia. Kita boleh kerja atau cari duit setengah mati, tapi kalau keluarga kita berantakan akan percuma,” terangnya.


“Saya juga ingin mengajak perempuan karena mereka sentralnya agar bisa berdaya untuk membentuk kualitas hidup. Jadi kalau ada perempuan tangguh, maka generasi berikutnya juga bisa sehat dan tangguh,” imbuhnya.


Oleh karenanya, program tersebut juga turut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Ini sesuai dengan program Jakarta Sehat yang memang sedang diterapkan Bapak Gubernur. Kita prihatin banyak kejadian yang notabene sumbernya yaitu gangguan jiwa,” kata Drs. Supeno MM, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Provinsi Jakarta. (tty)