YouTube Gallery

Youtube Gallery: Video List and Theme not selected.

Join Our Facebook

INFO KECANTIKAN - September 2014

ME MANAGE WAKTU DENGAN BAIK

 

Stres bisa membuat kulit menjadi kusam dan kering. Stres bisa disebabkan karena seseorang tidak bisa memanage waktunya dengan baik. Menurut A. Kasandra Putranto, Psikolog, stres bisa mempengaruhi kulit. Bahkan jika tingkat stres lebih tinggi maka seseorang dengan mudah sakit. Lantas mengapa stres memengaruhi kulit? Orang yang tingkat stresnya tinggi akan banyak berpikir sehingga dia akan mengerutkan kulit wajah. Hal itu akan membuat kulit terlihat tidak segar dan bahkan terlihat kusam. Karena itulah orang yang tingkat stresnya lebih tinggi akan terlihat lebih tua dibandingkan dengan orang yang tingkat stresnya rendah.

 

Ketika seseorang mengalami stres, akan muncul gejala-gejala stres seperti mulas, lemas, lesu, sakit perut dan sakit kepala, serta daya tahan tubuh tidak stabil. Agar tidak terus menerus mengalami stres misalnya di lingkungan kerja ataupun aktivitas yang padat, maka kita harus bisa menghadapi stres. Namun, ada orang yang mudah mengalami stres dan jika mengalami stres maka bisa membuatnya "jeblok". Pasalnya, daya tahan setiap orang terhadap stres tidak sama dan hal tersebut ditandai dengan toleransi terhadap stres. Sementara ada orang yang tahan banting terhadap stres sehingga jika seseorang mendapatkan tekanan maka yang menghadapinya dengan tenang.

 

Daya tahan terhadap stres bisa diturunkan secara genetik. Jika kapasitas stres orangtua tinggi, maka anak juga demikian. Jika kapasitas stres orangtua rendah, maka kapasitas stres anak juga rendah. Tetapi jika kapasitas stres bapak rendah dan ibu tinggi, maka anak-anaknya ada yang kapasitas strenya tinggi dan ada yang rendah.

 

Nah agar tidak sering mengalami stres, maka seseorang perlu melakukan manajemen waktu dengan baik. Untuk memanage waktu dengan baik maka harus dilatih sejak kecil. Ketika seseorang bekerja, stres pasti ada dan tingkat stres setiap orang berbeda-beda. Semakin tinggi sebuah jabatan maka tingkat stres semakin tinggi. Untuk mengatasi stres maka seseorang perlu istirahat misalnya cuti, mengatur waktu dengan kegiatan yang menghibur seperti liburan.